Blogroll





Jumat, 28 Desember 2012

Apa itu Temporary File di Windows


Kita telah mengetahui sifat beberapa file sementara (Temporary file) seperti Temporary Internet Files, file Index.dat, Cookie dan File Prefetch. Pada artikel ini kita akan membahas beberapa aspek dari Temporary Files, yang dibuat oleh komputer kita.
Apa itu Temporary File di Windows
Temporary File di Windows adalah file-file yang penggunaannya hanya sementara dan menjadi berlebihan sekali setelah program selesai. File sementara tersebut dibuat untuk menyimpan data sementara ketika file sedang dibuat, diproses atau digunakan.
Untuk Apa Temporary File dibuat?
File-file sementara (Temporary File) yang dibuat oleh sistem operasi Windows selama ketika berjalan normal mungkin tidak ada cukup memori dialokasikan untuk tugasnya.
Software yang menggunakan sejumlah besar data seperti Grafik, Video atau Media mengedit perangkat lunak juga membuat file sementara. Seperti file sementara yang dibuat lebih sering daripada tidak, tertinggal bahkan ketika tugas selesai, yang menyebabkan pemborosan ruang disk pada harddisk.
File Sementara juga dibuat untuk tujuan cadangan oleh program. Sebagai contoh, Microsoft Office menyimpan file sementara dari dokumen yang terbuka setiap beberapa menit. Jika Anda menyimpan dokumen dan keluar, File Temporary akan dihapus. Jika program crash tak terduga, Temporary File tidak akan dihapus. Dengan demikian dapat digunakan untuk membantu memulihkan data yang hilang jika program atau sistemnya tiba2 crash.
Idealnya, Temporary File harus segera dihapus setelah keluar dari program. Tapi ini tidak selalu terjadi, menyebabkan ruang disk yang akan terus bertambah dan lama2 bisa memenuhi harddisk dan tentunya memperlambat kinerja windows itu sendiri.
Lokasi Temporary File
Temporary File di Windows biasanya ditemukan terletak di dua lokasi:
%systemdrive%\Windows\Temp
%userprofile%\AppData\Local\Temp
Jika mengklik pada folder C:\Windows\Temp, maka kita akan mendapati peringatan “You don’t currently have permission to access this folder” kemudian dengan mengklik tombol Continue, maka kita akan mendapati isi folder ini sebagian besar filenya adalah file .tmp, .temp, dan .txt.
Folder lain biasanya terletak di C:\Users\username\AppData\Local\Temp, dibuat untuk setiap pengguna windows. folder ini tersebunyi (hidden), jika ingin melihat isinya kita harus meng-”un-hide” terlebih dahulu di folder options.
File-file sementara yang dibuat oleh sistem operasi Windows biasanya disimpan dalam folder %system%\Windows\Temp, sedangkan salah satu yang dibuat oleh Pengguna ketika menjalankan perangkat lunak apapun yang disimpan dalam profil pengguna di %userprofiles%\AppData\Local\.
File Sementara dari software tertentu juga mungkin berlokasi di sub folder-, di dalam folder induk dari perangkat lunaknya.
Pada kondisi yang tidak biasa, folder file sementara atau file-file sementara mungkin bisa dibuat ke dalam direktori root dari drive (Sistem) C. Anda mungkin ingin memeriksa folder untuk detilnya, dan kemudian menghapusnya jika Anda yakin, jika itu memang berisi file sementara.
Cara Mengubah lokasi folder Temp
Pada tutorial ini, Saya akan menunjukkan cara untuk memberitahu Windows untuk menggunakan “Temp” folder tunggal file sementara (Temporary file) untuk kedua sistem dan pengguna sehingga kita tidak perlu membuka 2 folder berbeda untuk membebaskan ruang harddisk.
Kita juga akan belajar mengubah lokasi folder “Temp” dari drive C:\ ke partisi lain. Alasan di balik perubahan lokasi ini sangat sederhana! Pertama, ia tidak akan makan ruang disk yang berharga dari drive sistem. Kedua, kita tidak akan perlu khawatir tentang membersihkan isi folder Temp secara teratur untuk ruang bebas disk pada drive C:. Dan nanti hasilnya juga bisa sedikit mempercepat kinerja windows.
Jadi tanpa membuang waktu, mari kita mulai tutorialnya:
  1. Klik kanan ikon Computer di desktop dan pilih Properties (atau tekan tombol WIN + Pause/Break), klik Advanced kemudian klik tombol Environment Variables
  2. Disini terdapat 2 bagian yang berbeda: User variables dan System variables
  3. Anda akan melihat variabel TEMP dan TMP tercantum di bagian User variables. Bagian Sistem variabel akan berisi daftar panjang berbagai lingkungan variabel bersama dengan variabel TEMP dan TMP seperti terlihat pada screenshot berikut:

    Sekarang kita akan mengubah lokasi file temporary dari folder C:\Windows\Temp dari atau ke partisi lain, pertama buat dahulu folder di tempat/partisi lain.
    Contohnya saya akan membuat folder di partisi D: dengan nama folder TEMP yaitu D:\TEMP
    Sekarang Anda dapat mengklik dua kali pada saat variabel TEMP dalam bagian Sistem variabel atau pilih dan klik pada tombol Edit. Sekarang ketik lokasi folder TEMP baru (Contoh saya disini adalah di D:\Temp) dan klik tombol OK.
    Ulangi langkah yang sama juga untuk variabel TMP.
    Nah cara ini akan mengubah lokasi folder TEMP di Windows.
  4. Sekarang kita akan meminta windows untuk menggunakan satu folder TEMP untuk file temporary user dan system. Kita dapat melakukannya dengan cara menghapus kedua variabel TEMP dan TMP yang tercantum dibagian User variables atau bisa juga dengan mengeditnya dan diganti dengan lokasi baru yaitu D:\TEMP
  5. Setelah kita menghapus kedua variabel di bagian User variabel atau set nilai-nilai mereka ke jalur folder TEMP baru, ini akan memberitahu Windows untuk menggunakan folder TEMP tunggal untuk menyimpan semua file-file sementara dan folder yang dibuat oleh Windows serta program perangkat lunak pihak ke-3 lainnya.
  6. Restartlah Windows untuk menerapkan settingan baru ini.
Percayalah, mengatur satu folder TEMP untuk USER dan dan SYSTEM adalah hal yang pertama saya lakukan setelah menginstall windows, mempunyai 2 folder temporary files yang terpisah emang agak merumitkan pekerjaan pembersihan harddisk. Bagaimana pendapat Anda?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar